TAHAPAN PENULISAN SKRIPSI/TUGAS AKHIR
2. Apa yang dimaksud masalah penelitian ?
Cara Menentukan Judul Penelitian
“SATU MASALAH BISA MENJADI SERIBU JUDUL”
Artinya : yang pertama harus ditetapkan dan diketahui adalah masalahnya apa?
Setelah itu baru tentukan judulnya.
HUBUNGAN MASALAH DENGAN JUDUL
LANGKAH I : TENTUKAN JUDUL PENELITIAN
gunanya :
SISTEMATIKA PROPOSAL PENELITIAN SKRIPSI
A. Latar Belakang Masalah
Isi Latar Belakang masalah
1. Maksud dan Tujuan Penelitian
E. Hipotesis
Hipotesis adalah praduga sementara yang perlu dibuktikan kebenarannya. Hipotesis juga sebagai jawaban atas masalah yang sedang diteliti. Hipotesis itu terdiri dari dua hal, yakni:
1. Hipotesis Kerja
Hipotesis kerja atau hipotesis alternatif yang disingkat Ha. Hipotesis kerja menyatakan, “adanya hubungan antara variabel X dengan variabel Y, atau adanya perbedaan antara kedua variabel tersebut”.
2. Hipotesis Uji
Hipotesis uji atau hipotesis nol yang disingkat dengan Ho. Hipotesis nol menyatakan, “tidak adanya pengaruh variabel X terhadap variabel Y, atau tidak adanya perbedaan antara dua variabel tersebut”.
F. Metodologi Penelitian
1. Metode Penelitian/Menentukan Pendekatan Penelitian
G. Tinjauan Pustaka/Teoritis
Kajian pustaka dan hasil penelitian yang relevan diperlukan
- Tahap penyusunan rencana penelitian/proposal
- Tahap pelaksanaan penelitian
- Tahap penyusunan laporan penelitian
- Judul
- Latar belakang masalah
- Perumusan masalah
- Tujuan dan kegunaan penelitian
- Kerangka pemikiran
- Hipotesis
- Definisi Operasional
- Metodologi Penelitian
- Kajian Pustaka dan Hasil penelitian yang relevan
- Daftar Pustaka
- Memilih masalah penelitian, Mengawalinya dengan pertanyaan seperti:
2. Apa yang dimaksud masalah penelitian ?
- Masalah adalah sesuatu yang belum diketahui atau dipertanyakan. Masalah juga dapat diartikan sebagai sesuatu yang memerlukan penyelesaian, sangat penting untuk dipecahkan.
- Masalah penelitian adalah kesenjangan antara yang seharusnya degan kenyataan, atau antara teori dengan kenyataan.
- “Sesuatu yang dipertanyakan itu dapat dianggap sebagai “masalah” apabila mengundang beberapa kemungkinan (alternative) pemecahan dan jawaban”
- “Sehingga Latar Belakang Masalah hendaknya berisikan argumen empirik (fenomena), argumen teoritik dan logik untuk memunculkan identifikasi masalah dan judul yang akan diteliti”
- Memilih masalah penelitian dapat dilakukan melalui pengalaman sendiri, informasi dari orang lain, nonton TV, membaca Koran, Majalah dan sebagainya.
Cara Menentukan Judul Penelitian
“SATU MASALAH BISA MENJADI SERIBU JUDUL”
Artinya : yang pertama harus ditetapkan dan diketahui adalah masalahnya apa?
Setelah itu baru tentukan judulnya.
HUBUNGAN MASALAH DENGAN JUDUL
LANGKAH I : TENTUKAN JUDUL PENELITIAN
- Judul penelitian harus relevan dengan masalah yang dipilih.
- Judul penelitian harus melihat pendekatan penelitian yang dipilih – kualitatif (datanya statemen/pernyataan-pernyataan) atau kuantitatif (datanya berbentuk angka-angka)
- Judul penelitian pendekatan kualitatif cirinya : satu variabel atau tidak berhubungan antar variabel.
- Judul penelitian pendekatan kuantitatif cirinya: adanya hubungan antar variabel atau sebab akibat (kausalitas).
gunanya :
- Untuk mencek kebenaran masalah yang telah dipilih
- Untuk mengumpulkan data awal sebagai bahan dalam menyusun proposal penelitian
SISTEMATIKA PROPOSAL PENELITIAN SKRIPSI
A. Latar Belakang Masalah
- Mengangkat pernyataan tentang gejala yang akan diteliti – boleh diangkat dari masalah teoritis maupun praktis
- Argumentasi akademis tentang masalah yang diteliti
- Situasi yang melatarbelakangi masalah
- Penelitian terdahulu yang bersangkut dengan masalah
- Menggunakan berpikir deduktif
Isi Latar Belakang masalah
- Fenomena yang terjadi dalam kehidupan, baik hasil pengamatan maupun studi eksplorasi lapangan
- Teori, asumsi atau pendapat ahli yang disusun secara deduktif
- Kesenjangan atau masalah-masalah yang dapat diidentifikasi sebagai hasil tinjauan teori, asumsi dll
- Argumen logis dan objektif pilihan masalah yang layak dijadikan judul penelitian
- Teknik penulisan unsur fenomena dan teori, asumsi atau pendapat dapat dibuat fleksibel
- Menyatakan dengan jelas yang akan diteliti
- Relevan dengan indikator variabel penelitian yang dirumuskan
- Berhubungan dengan suatu persoalan teoritis atau praktis
- Berorientasi pada teori
- Dinyatakan dalam kalimat tanya: bagaimana, apa, mengapa dll.
1. Maksud dan Tujuan Penelitian
- Konsekuensi dari masalah yang akan diteliti
- Merujuk pada hasil penelitian yang akan dicapai
- Tujuan penelitian berhubungan secara fungsional dengan rumusan masalah, secara sederhana dapat berupa pengulangan secara hampir persis rumusan masalah
- Kegunaan teoritis/ilmiah (signifikansi akademik) yang bertujuan untuk pengembangan disiplin ilmu
- Kegunaan praktis/sosial kemanusiaan yang bertujuan untuk pengembangan masyarakat atau lembaga yang sedang diteliti dan untuk memperbaiki masalah sosial
- Merupakan bentuk harapan-harapan dari hasil penelitian
- Berdasarkan pada premis-premis/proposisi atau asumsi-asumsi sehingga memunculkan hipotesis
- Kerangka pemikiran harus memuat: kerangka teori yang digunakan, kerangka konsep yang akan diteliti dan kerangka operasional.
E. Hipotesis
Hipotesis adalah praduga sementara yang perlu dibuktikan kebenarannya. Hipotesis juga sebagai jawaban atas masalah yang sedang diteliti. Hipotesis itu terdiri dari dua hal, yakni:
1. Hipotesis Kerja
Hipotesis kerja atau hipotesis alternatif yang disingkat Ha. Hipotesis kerja menyatakan, “adanya hubungan antara variabel X dengan variabel Y, atau adanya perbedaan antara kedua variabel tersebut”.
2. Hipotesis Uji
Hipotesis uji atau hipotesis nol yang disingkat dengan Ho. Hipotesis nol menyatakan, “tidak adanya pengaruh variabel X terhadap variabel Y, atau tidak adanya perbedaan antara dua variabel tersebut”.
F. Metodologi Penelitian
1. Metode Penelitian/Menentukan Pendekatan Penelitian
- Metode penelitian yang digunakan disesuaikan dengan karakteristik masalah penelitian.
- Metode penelitian dalam ilmu-ilmu agama Islam terdiri dari: studi kasus, survey, eksperimen, kuasi eksperimen, kuasi eksperimen, analisis isi, metode deskriptif, developmental, korelasional, causal comparative, dan action research (riset aksi)
- Merumuskan varibel-variabel, dimensi-dimensi dan indikator-indikator penelitian yang akan diteliti.
- Untuk penelitian kuantitatif hukumnya wajib memuat operasional variabel.
- Berisi tentang penjelasan sumber yang akan dijadikan subjek penelitian
- Berupa sejumlah orang, kegiatan, benda, atau tulisan (pustaka)
- Klasifikasi sumber data :primer, sekunder, pokok atau pelengkap
- Sumber data penelitian kuantitatif harus memenuhi keabsahan (validasi) dan keterandalan (reliabilitas)
- Populasi adalah keseluruhan data yang menjadi objek penelitian
- Sampel adalah bagian dari populasi
- Teknik sampling dalam penelitian kuantitatif`adalah wajib hukumnya.
- Sedang untuk penelitian kualitatif boleh menggunakan sampel purposif disesuaikan dengan kebutuhan penelitian.
- Teknik pengumpulan data atau instrumen penelitian merupakan alat yang penting dalam sebuah penelitian.
- Untuk pendekatan kualitatif: wawancara dan observasi, dokomentasi
- Untuk pendekatan kuantitatif: wawancara dan penyebaran angket
- Analisis data disesuaikan dengan pendekatan penelitian yang dilakukan.
- Untuk pendekatan kualitatif menggunakan analisis data kualitatif yaitu menggunakan analisis daya nalar.
- Untuk pendekatan kuantitatif` menggunakan analisis data kuantitatif yaitu menggunakan analisis statistik.
- Lokasi atau tempat penelitian perlu dicantumkan secara jelas dan tegas.
- Jadwal penelitian diperlukan dimulai sejak selesainya seminar sampai siding ujian skripsi.
G. Tinjauan Pustaka/Teoritis
Kajian pustaka dan hasil penelitian yang relevan diperlukan
- Bahan eksplorasi secara teoritik terhadap masalah yang sedang diteliti
- Menghindari duplikasi dan plagiasi atas penelitian sejenis
- Membantu peneliti untuk memilih/menentukan batasan wilayah kajian/fokos penelitian yang hendap dilakukan
- Merupakan isi dari Hasil Pengumpulan data, analisis data dan pembahasan berdasarkan sistematika yang telah dilakukan
- Merupakan bagian paling banyak dalam laporan penelitian
- Merupakan jawaban-jawaban dari rumusan masalah penelitian
- Masukan-masukan dari peneliti tentang masalah penelitian yang telah dilakukan
- Saran untuk penelitian lanjutan

No comments:
Post a Comment